Legal Analysis of Providing Documents by a Notary to People Who Have No Direct Interest (MA Case Study Number 20/PK/PID/2020)
DOI:
https://doi.org/10.58355/justices.v3i1.101Keywords:
Legal Analysis, Notary Negligence, Sanctions.Abstract
This study aims to determine and analyze the concept of UUJN and Legislation related to the obligation of notaries in providing documents to direct interested persons. To determine and analyze the sanctions for notaries who make power of sale deeds without the support of valid proof of ownership. To find out and analyze the legal protection of good faith buyers for the negligence of notaries who provide certificates to unauthorized parties Decision Number 20 PK/PID/2020. First, the conclusion states that every unlawful act that brings harm to another person, obliges the person who through his fault causes the loss, to compensate for the loss and everyone is responsible not only for losses caused by his actions, but also for losses caused by his negligence or lack of caution. Second, the legal consequences or sanctions for notaries who make power of sale deeds without valid proof of ownership can be subject to administrative sanctions in the form of written warnings, temporary dismissal, respectful dismissal, or dishonorable dismissal. Notaries may also be subject to civil sanctions. Third, the legal protection of good faith buyers against the negligence of notaries who provide certificates to unauthorized parties in Decision Number 20 PK/PID/2020. In principle, the law always provides legal protection to good faith buyers.
Downloads
References
Afriana, A. (2020). Kedudukan dan Tanggung Jawab Notaris Sebagai Pihak Dalam Penyelesaian Sengketa Perdata di Indonesia Terkait Akta Yang Dibuatnya”. Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 1(2).
Agung Iriantoro. (2022). Pembuatan Akta Otentik Oleh Notaris Selama Masa Pandemi Covid-19 Di Indonesia. Jurnal Hukum Kenotariatan Otentiks, 4(1). https://doi.org/10.35814/otentik.v4i1.3343
Ahda Budiansyah. (2016). Tanggung Jawab Notaris Yang Telah Berakhir Masa Jabatannya Terhadap Akta Dan Protokol Notaris. Jurnal IUS, IV(1).
Aisyah, S., Dewi, R. I., & Koeswarni, E. (2021). Akibat Hukum Terhadap Akta Notaris Yang Tidak Sesuai Dengan Fakta Hukum. Jurnal Repertorium, 10(2), 146–156. https://doi.org/10.28946/rpt.v10i2.1439
Ambarsari, Ni Made Nuri, D. (2019). Peranan Notaris/PPAT Dalam Pendaftaran Hak Tanggungan Di Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Gianyar. Jurnal Kertasemaya 17, 8(10).
Andrianto, A. D., Budiartha, I. N. P., & Astiti, N. G. K. S. (2023). Penerapan Asas Kehati-Hatian dalam Pembuatan Akta Otentik oleh Notaris. Jurnal Preferensi Hukum, 4(1), 23–27.
Arsy, E. A., Widhiyanti, H. N., & Ruslijanto, P. A. (2021). Tanggung Jawab Notaris Terhadap Akta Yang Cacat Hukum Dan Tidak Sesuai Dengan Ketentuan Pembuatan Akta Dalam Undang-Undang Jabatan Notaris. Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(1), 130–140. https://doi.org/10.23920/jbmh.v6i1.324
Badrulzaman Mariam Darus et.al. (2001). Kompilasi Hukum Perikatan. Citra Aditya Bakti.
Cecep Dudi Muklis Sabigin. (2021). Perspektif perbuatan melawan hukum oleh pejabat publik dalam tindak pidana korupsi. JURNAL KONSTITUEN, 3(1), 49–58. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210302092301-20-612489/korupsi-tak-berhenti-di-masa-pandemi
Deassy J.A. Hehanussa, M. G. et. a. (2023). Metode Penelitian Hukum. In E. Jaelani (Ed.), Jurnal Widina Bhakti Persada (Vol. 4, Issue 3). Widina Bhakti Persada Bandung. https://medium.com/@arifwicaksanaa/pengertian-use-case-a7e576e1b6bf%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.biteb.2021.100642
Dewi, P. A. S. I. W. N. P. (2016). Perlindungan Hukum Bagi Konsumen Smartphone Bermerek Iphone Dalam Kaitannya Dengan Peredaran Produk Iphone Rekondisi di Indonesia. Jurnal Kertasemaya 4, 2(3).
Fadlian, A. (2020). Pertanggungjawaban Pidana Dalam Suatu Kerangka Teoritis. Jurnal Hukum Positum, 5(2), 10–19.
G.H.S, L. T. (1983). Peraturan Jabatan Notaris. Erlangga.
Gitayani, L. P. C. (2019). Penerapan Etika Profesi oleh Notaris dalam Memberikan Pelayanan Jasa Kepada Klien. Jurnal Acta Comitas, 3(3), 426. https://doi.org/10.24843/ac.2018.v03.i03.p03
Habib Adjie. (2014). Hukum Notaris Indonesia (1st ed.). Refika Aditama.
Handayani, Kadek;Novi Pitria, dkk. (2017). Kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar Dalam Pengembangan Daya Tarik Wisata Alam Air Terjun Tegenungan. Jurnal Kertha Negara, 3(1).
Hendra, R. (2021). Tanggungjawab Notaris Terhadap Akta Otentik yang Penghadapnya Mempergunakan Identitas Palsu di Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Hukum, 3(1). https://jih.ejournal.unri.ac.id/index.php/JIH/article/view/1029
Ikhsan, Edy ; Siregar, M. (2009). Metode Penelitian Dan Penulisan Hukum Sebagai Bahan Ajar. Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.
M. Luthfan Hadi Darus. (2017). Hukum Notariat dan Tanggung Jawab Jabatan Notaris. In FH UII Press.
Maghfiroh, Novia Eka Maghfiroh; Ali, M. (2022). Kewajiban Notaris Memberikan Jasa Hukum Secara Cuma-Cuma Kepada Orang Tidak Mampu. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(12), 5–24.
Makarim, E. (2020). Notaris Dan Transaksi Elektronik, Kajian Hukum Tentang Cybernotary Atau Electronic Notary. Rajawali Pers.
Manuaba Ida Bagus Paramaningrat. (2017). Prinsip Kehati-hatian Notaris dalam Membuat Akta Autentik. Fakultas Hukum Universitas Udayana.
Marlyana, Henny; Putri, N. M. (2021). Pelanggaran Jabatan dan Perbuatan Melawan Hukum yang Dilakukan oleh Notaris dalam Menjalankan Kewenangannya. Acta Diurnal Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 5(1).
Maulina, S., Rasyid, M. N., & Yusri, Y. (2021). Konsep dan Pelaksanaan Tugas Profesi Notaris Secara Elektronik (Electronic Notary). DIVERSI : Jurnal Hukum, 7(2), 234. https://doi.org/10.32503/diversi.v7i2.1842
Mia Augina Romauli, S. (2023). Tanggung Jawab Perdata Notaris Atas Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli Yang Cacat Dalam Komparisi. Jurnal Suara Hukum, 4(1), 137–159. https://doi.org/10.26740/jsh.v4n1.p137-159
Muhamad, R., & Mazjah, I. (2021). Redefinisi Hukum Tindak Pidana pada Aktivitas Pendengungan (Buzzing) Informasi Elektronik Melalui Instrumen Media Sosial. Negara Hukum: Membangun Hukum Untuk Keadilan Dan Kesejahteraan, 12(2), 181–200. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/hukum/article/view/2335
Nurhayati, Y., Ifrani, I., & Said, M. Y. (2021). Metodologi Normatif Dan Empiris Dalam Perspektif Ilmu Hukum. Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 2(1), 1–20. https://doi.org/10.51749/jphi.v2i1.14
Putri, K. M., Anwary, I., & Haiti, D. (2022). Kewajiban Notaris melakukan Pembacaan dan Penandatanganan Akta di Depan Semua Pihak secara Bersama-Sama. Notary Law Journal, 1(2), 157–175. https://doi.org/10.32801/nolaj.v1i2.21
R. Soegondo Notodirejo. (1982). Hukum Notariat Di Indonesia. Rajawali.
Ragiliana; Dita, Rengganis, dkk. (2014). Pengaturan Mengenai Kewajiban Notaris Dalam Melekatkan Sidik Jari Penghadap Pada Minuta Akta Notaris Terkait Dengan Perubahan Undang-Undang Jabatan Notaris. Jurnal Kertasemaya 2, 4(12). https://ojs.unud.ac.id/index.php/kerthasemaya/article/view/10647
Sari, I. (2020). Perbuatan Melawan Hukum (Pmh) Dalam Hukum Pidana Dan Hukum Perdata. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, 11(1), 53–70. https://doi.org/10.35968/jh.v11i1.651
Sebtyaningsih, R. (2020). Analisis Yuridis Terhadap Asas Kebebasan Berkontrak Dan Kepastian Hukum Pembuatan Akta Notaris Melalui Media Elektronik. Jurnal Cakrawala 14, 1(2).
Silihandari Hartanti, N. R. (2013). Prinsip-Prinsip Dasar Profesi Notaris Dunia.
Taqiuddin, H. U. (2021). Gagasan UUD 1945 Sebagai Konstitusi Politik, Konstitusi Ekonomi, dan Konstitusi Sosial. Econetica, Vol. 3 No.(November), 38–54. https://unu-ntb.e-journal.id/econetica/article/view/163/109
Wirjono Prodjodikoro. (2000). Azas-Azas Hukum Perjanjian. Mandar Maju.
Yudanti, H. N., & Zulfa, E. A. (2022). Peran Notaris Dalam Pembuatan Akta yang di Dalamnya Terdapat Figur Palsu. JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, 9(6), 3153–3164. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/Justitia
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Maulia Permata Rizki Pohan, Suprayitno, Sutiarnoto, Abdul Harris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



















